Cara Mengolah Daging Kambing & Manfaat yang Didapatkannya

layanan jasa aqiqah

Tentunya semua tahu bahwa daging kambing merupakan salah satu daging kaya protein yang mudah untuk didapatkan di Indonesia. Selain itu juga mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tubuh. Mulai dari kalsium, kalium, dan nutrisi-nutrisi lainnya. Sayangnya, daging kambing ini mempunyai ciri khas baunya yang cukup menyengat dan dagingnya sendiri cukup alot. Jadi harus benar-benar tepat dalam pengolahan dagingnya. Saat diolah dengan tepat, tidak hanya daging kambing menjadi empuk dan tidak bau prengus. Namun juga bisa menghasilkan olahan daging kambing yang benar-benar nikmat. Biasanya masyarakat Indonesia menyantap olahan daging kambing ketika perayaan Idul Adha dan ibadah aqiqah. Akan tetapi, saat ini sudah banyak tempat-tempat makan yang menyediakan menu olahan daging kambing ini.

Bagi Anda yang ingin mengolah daging kambing dan tidak ingin berbau prengus atau alot. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghasilkan daging kambing empuk dan beraroma gurih.

  1. Jangan Mencuci Daging Kambing

Mencuci daging kambing menggunakan air membuat bakteri penyebab bau prengus menjadi semakin menyebar. Jadi sebaiknya hindari mencuci daging kambing apabila ingin memasaknya. Jika ingin membuang kotoran pada daging bisa dengan merebus sampai mendidih, kemudian membuang airnya. Dengan begitu kotoran pada daging kambing akan terbuang bersama air rebusan.

  1. Gunakan Buah Nanas

Sudah sejak dulu buah nanas dikenal bisa membantu menghilangkan bau prengus pada daging kambing. Selain itu buah nanas juga bisa membuat daging kambing menjadi empuk. Ini dikarenakan enzim bromelain pada buah nanas yang membuat daging menjadi empuk dan lembut. Caranya pun mudah, cukup ambil satu potong buah nanas matang. Parut dan ambil sari buahnya, setelahnya balurkan pada potongan daging kambing mentah. Kemudian diamkan beberapa menit dan daging kambing bisa langsung dimasak. Jika ingin membuat sate, bisa membalurkan sari nanas ke potongan daging kambing dan dibersihkan tanpa dicuci. Jadinya daging kambing akan empuk dan wangi ketika dibakar.

  1. Menggunakan Jeruk Nipis

Perasaan dari jeruk nipis bisa membantu menghilangkan aroma prengus daging kambing dan daging lainnya. Seperti daging ayam dan ikan, sudah sejak dulu jika jeruk nipis dipakai mengurangi bau tajam dari daging tersebut. Jeruk nipis memiliki kandungan anti bakteri. Dengan menggunakan jeruk nipis maka bisa membuat kandungan bakteri menjadi berkurang. Jadi aroma tidak sedap bisa hilang dari daging kambing.

  1. Pakai Rempah-Rempah

Cara lain yang bisa digunakan untuk menghilangkan bau kurang sedap dari daging kambing adalah dengan menggunakan rempah tradisional. Daging kambing boleh dicuci terlebih dahulu sebelum membalurinya dengan rempah. Untuk rempah-rempah yang dimaksud adalah jahe, kunyit, kayu manis, bawang putih, cengkeh yang sudah dihaluskan. Beberapa rempah adalah bumbu yang umum dipakai membuat gulai. Jika sudah dibaluri diamkan beberapa saat sebelum direbut dan tambahkan bumbu lainnya.

  1. Memakai Jahe & Garam

Garam dan jahe pun bisa dipakai untuk mengurangi bau prengus pada daging kambing. Untuk jahe bisa dihaluskan atau digeprek sebelum dibalurkan ke daging kambing. Garam pun demikian, bisa ditaburkan pada daging kambing, diamkan selama 30 menit lalu dibilas dengan menggunakan air dan daging siap diolah.

  1. Menggunakan Cuka

Cuka juga bisa menjadi pilihan lain yang dipakai untuk menghilangkan bau tidak sedap dari daging kambing. Untuk caranya adalah siapkan air matang hangat 1 liter. Kemudian masukkan daging dan campurkan cuka sebanyak 50ml ke dalamnya. Diamkan sejenak, setelahnya tiriskan daging dan baru bisa diolah sesuai keinginan.

Manfaat Mengonsumsi Daging Kambing yang Perlu Diketahui

Dibandingkan dengan daging merah yang lainnya. Misalnya daging sapi atau domba, daging kambing diketahui memang lebih sehat. Ini dikarenakan kandungan lemak cukup rendah dan mengandung berbagai macam nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Tidak heran jika daging kambing memberikan banyak manfaat untuk kesehatan.

  1. Mencegah Anemia

Kandungan zat besi yang berada di dalam daging kambing mampu mencegah anemia. Zat besi sendiri merupakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam menghasilkan hemoglobin dalam sel darah merah. Dengan begitu, sel darah merah bisa mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Saat tubuh kekurangan zat besi maka bisa menyebabkan anemia, dan tubuh tidak bisa menghasilkan zat besi sendiri. Oleh sebab itulah, makan daging kambing bisa mencegah anemia.

  1. Mengurangi Risiko Obesitas

Tentunya sudah tahu bukan bahwa daging kambing memiliki kandungan lemak cukup rendah. Secara keseluruhan, kandungan lemak daging kambing memang lebih rendah dibandingkan dengan daging merah lainnya. Ini artinya kalori dalam daging kambing lebih sedikit dan berkemungkinan besar baik untuk berat badan Anda. Jadi Anda bisa sesekali mengonsumsi daging kambing untuk mengurangi risiko obesitas. Banyak ahli merekomendasikan mengurangi lemak jenuh pada makanan dan mengganti dengan lemak tak jenuh.

  1. Mencegah Penyakit Jantung

Beberapa orang beranggapan jika makan daging kambing bisa memicu meningkatkan tekanan darah sampai hipertensi. Jika berlebihan dalam mengonsumsi olahan daging kambing, tentu akan menyebabkan tekanan darah tinggi sampai hipertensi. Lain hal jika dalam hal konsumsi ini masih batas wajar, maka bisa membantu mengelola tekanan darah sampai mencegah penyakit jantung. Daging kambing memiliki kadar kolesterol lebih rendah dibandingkan daging merah lainnya. Selain itu kolesterol dan lemak jenuh rendah bisa mengurangi risiko penyakit jantung.

  1. Menjaga Kesehatan Tulang

Meskipun dikenal sebagai salah satu sumber protein, daging kambing pun kaya kalium yang baik untuk kesehatan tulang. Ketika asupan kalium sedikit bisa meningkatkan tekanan darah dan menguras kalsium dalam tulang. Hal ini menjadi pemicu masalah tulang, misalnya osteoporosis. Kandungan kalsium pada daging kambing bisa membantu memenuhi kebutuhan harian.

  1. Memelihara Kesehatan Otot

Khasiat lain yang dimiliki oleh daging kambing adalah bisa memelihara kesehatan otot. Daging kambing kaya protein dan tidak jauh dari daging merah lain. Protein daging kambing menyediakan semua asam amino esensial yang dibutuhkan kesehatan dan perkembangan tubuh. Protein dibutuhkan tubuh untuk memelihara kesehatan otot. Tidak hanya itu saja, tubuh memanfaatkan protein pada daging untuk memperbaiki jaringan rusak, khususnya otot. Untuk itulah, asupan protein harian yang cukup akan membantu memelihara kesehatan otot dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

  1. Mengurangi Depresi

Mengonsumsi daging kambing tidak hanya bisa membantu kesehatan fisik saja, tetapi juga membantu kesehatan mental. Dalam daging kambing terdapat kandungan vitamin B12 dan folat, dua vitamin ini mampu mengurangi risiko depresi. Dilansir dari Indian Journal of Psychological Medicine, vitamin B12 dan folat membantu membentuk senyawa serotonin dan norepinefrin dalam menjaga mood supaya tetap stabil. Namun harus diketahui bahwa fungsi ini hanya spesifik ditemukan pada kandungan dua vitamin tersebut, bukan pada daging kambing.

  1. Mengurangi Risiko Kanker

Selain itu kandungan selenium dalam daging kambing mampu memenuhi sekitar 36.6% kebutuhan harian. Dilansir dari jurnal Cochrane, selenium berguna sebagai antioksidan dalam mencegah kanker. Antioksidan ini mampu melindungi tubuh dari kerusakan karena radikal bebas penyebab kanker.